Kata Pengantar
Terucap syukur kepada Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat serta karunia-Nya, sehingga dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah
ini.Terharap semoga makalah ini dapat membantu menambah pengetahuan dan pengalaman
bagi para pembaca.diakui dalam penyusunan masih banyak kekurangan, oleh karena
itu diharapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang
bersifat membangun untuk kesempurnaan yang akan datang.
BAB I
Pendahuluan
Komunikasi merupakan
hal penting yang tidak bisa lepas dari seluruh bidang kehidupan. Tiap orang
tentu pernah melakukannya, karena pada hakekatnya manusia adalah makhluk soaial
yang selalu bergantung pada manusia lain. Sehingga satu-satunya cara dan
alat yang digunakan agar tetap bisa saling berhubungan adalah dengan
berkomunikasi satu sama lain. Baik itu melalui komunikasi sederhana
maupun komunikasi yang tergolong canggih karena proses penyampaiannya melalui
saluran yang disebut media massa.
Perkembangan
teknologi komunikasi massa tidak dapat dipungkiri telah banyak membantu umat
manusia untuk mengatasi berbagai hambatan dalam berkomunikasi. Khalayak dapat
mengetahui apa yang terjadi di seluruh dunia jauh lebih cepat, bahkan sering
kali khalayak lebih dahulu mengetahui apa yang terjadi jauh di luar negeri
daripada di dalam negeri. Komunikasi massa adalah proses dimana organisasi
media membuat dan menyebarkan pesan kepada khalayak banyak (publik).
RUMUSAN MASALAH
Di dalam makalah ini,
adapun rumusan masalah yang akan dibahas sebagai berikut:
1) Perbedaan definisi
komunikasi massa dengan media massa
2) Fungsi media massa
3) Pesan Media Massa
4) Efek yang ditimbulkan dari
media massa bagi masyarakat
TUJUAN PENULISAN
Adapun tujuan penulisan
makalah ini adalah sebagai berikut:
- Menyelesaikan tugas dari
dosen mata kuliah komposisi untuk membuat makalah tentang komunikasi massa.
- Menjabarkan dan mengkaji
lebih dalam mengenai tugas yang diberikan.
- Memahami lebih lanjut
mengenai tugas yang diberikan.
MANFAAT PENULISAN
Makalah ini diharapkan
mempunyuai manfaat sebagai berikut:
- Memberikan pengetahuan
tentang media massa dalm komunikasi massa dalam suatu lembaga
- Memberikan manfaat bagi
penulis dan pembaca mengenai arti penting media massa di dalam kehidupan
bermasyarakat.
BAB
II
Pembahasan
Sebuah lembaga pemerintahan yang memiliki tanggung jawab yang besar akan
rakyat,seharusnya memberikan timbal balik yang sepadan setidaknya. Karena kita sebagai
makhluk social sudah selayaknya kalau kita saling menolong sesama
Pejabat dibidang kesehatan mereka sebelumnya
juga mendapat pendidikan bahkan hingga bertahun-tahun agar mereka mendapatkan
title yang sesuai harapan mereka. Karena beberapa factor sehingga mereka melakukan
tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur yang bisa membahayakan nasib seorang
Muhammad Raihan bocah berusia 10 tahun yang harus mendapatkan pelayan yang
tidak sesuai dari Rumah Sakit Medika Permata Hijau (RSMPH) Jakarta.
Seorang dokter yang memberikan
diagnose yang salahterhadap Muhammad Raihan hingga melakukan malpraktek membuat
kondisi Muhammad Raihan menjadi lebih parah terkulai lemas dan tidak sadarkan diri
tanpa adanya pertolongan yang maksimal.
Apakah
ini yang kita harapkan seorang insane yang intelektual tidak mampu membedakan
mana hal yang baik dan benar hanya ksalah satu factor misalnya materi. Manusia
terlahir layaknya kertas putih, tergantung individu tersebut tinta warna apa
yang akan ditorehkan.
Prosedur Diagnosa Dokter
Memang tidak selalu mudah
untuk menemukan diagnosa yang tepat, terutama bila gejala yang dialami pasien
tidak jelas atau terlalu umum. Gejala umum tersebut dapat seperti sakit kepala,
demam, dan kelelahan. Sehingga hal tersebut dapat memungkinkan beberapa dokter
salah mendiagnosa.
Diperkirakan tingkat
kesalahan diagnosa berkisar antara 10-15 persen. Hasil penelitian baru tentang
malpraktik medis yang dilakukan di Armed Forces Institute of Pathology, Silver
Spring, MD ditemukan bahwa, lima kondisi yang paling sering salah didiagnosa
adalah serangan jantung, kanker payudara, usus buntu, kanker paru-paru, dan
kanker usus besar.
Berikut 8 cara yang dapat dilakukan untuk membantu dokter membuat diagnosa yang tepat seperti dikutip dari Epharmapedia, Selasa (10/1/2012) antara lain:
1.Mencatat setiap gejala
Berikut 8 cara yang dapat dilakukan untuk membantu dokter membuat diagnosa yang tepat seperti dikutip dari Epharmapedia, Selasa (10/1/2012) antara lain:
1.Mencatat setiap gejala
"Seringkali pasien
tidak menyebutkan atau lupa menyampaikan beberapa gejala yang cukup penting
untuk membantu dokter membuat diagnosa yang tepat. Sebelum mengunjungi dokter,
sebaiknya mencatat gejala atau keluhan yang akan disampaikan pada dokter.
Sehingga tidak ada gejala atau keluhan yang terlewatkan untuk disampaikan pada dokter,"
kata Charles Cutler, MD, seorang internis dari Norristown.
2.Mengenalriwayatmediskeluarga
"Melacak ulang riwayat kesehatan keluarga, dapat membantu dokter menegakkan diagnosa yang tepat. Jika memang tidak tahu, maka mungkin dapat mencari tahu melalui kerabat keluarga yang lain. Kondisi seperti kanker, penyakit jantung, bahkan depresi dan kecemasan memiliki komponen genetik," kata Caroline Abruzese, MD, kepala dari Personalized Healthcare di Atlanta
"Melacak ulang riwayat kesehatan keluarga, dapat membantu dokter menegakkan diagnosa yang tepat. Jika memang tidak tahu, maka mungkin dapat mencari tahu melalui kerabat keluarga yang lain. Kondisi seperti kanker, penyakit jantung, bahkan depresi dan kecemasan memiliki komponen genetik," kata Caroline Abruzese, MD, kepala dari Personalized Healthcare di Atlanta
3.Membawa obat-obatan yang telah dikonsumsi
"Selama bertahun-tahun saya telah melihat beberapa hal yang tidak biasa dengan obat, termasuk pil yang salah dalam botol. Membawa obat-obatan yang telah dikonsumsi ketika mengunjungi dokter, juga dapat membantu dokter dalam menegakkan diagnosa. Selain itu, juga dapat membantu dokter menentukan resep obat yang tepat untuk pasien," kata Cutler.
4. Menceritakan gejala sejelas dan selengkap mungkin
Menceritakan gejala yang dialami sejelas dan selengkap mungkin pada dokter, tentunya dapat membantu dokter menegakkan diagnosa yang tepat. "Informasi yang akurat tetapi tidak lengkap lebih baik daripada definitif tetapi berpotensi salah," kata Abruzese.
5. Menceritakan gejala yang spesifik
Cobalah untuk memahami setepat mungkin tentang gejala yang dirasakan. Jika merasakan rasa sakit, maka pahamilah apakah rasa sakit tersebut tajam atau tumpul, datang dengan tiba-tiba atau konstan. Juga memahami kapan rasa sakit muncul, pemicu rasa sakit, serta berapa kali merasakan rasa sakit tersebut.
6. Tanyakan pada dokter mengenai gejala apa yang harus dilacak
Jika dokter masih kesulitan dalam menegakkan diagnosa, maka tanyakan apa yang harus dilakukan atau gejala apa yang harus dilacak untuk dapat membantu menegakkan diagnosa," ujar Gordon Schiff, MD, dai Center for Patient Safety Research and Practice at Brigham and Women's Hospital in Boston.
7. Jangan takut untuk mengajukan banyak pertanyaan pada dokter
Jangan takut untuk mengajukan banyak pertanyaan pada dokter mengenai apa yang ia butuhkan untuk dapat menegakkan diagnosa dengan akurat. Bertanyalah pada dokter mengenai pemeriksaan penunjang yang mungkin dapat dilakukan untuk dapat menegakkan diagnosa yang akurat.
8. Mengunjungi dokter lain untuk pendapat kedua
Apabila dokter yang pertama dikunjungi masih ragu-ragu dalam mendiagnosa, maka jangan ragu-ragu mengunjungi dokter lain untuk meminta pendapat kedua. Selain mengunjungi dokter lain, juga dapat mengunjungi dokter spesialis sesuai dengan keahliannya. Komunikasi yang baik antara dokter dan pasien akan sangat dapat membantu menegakkan diagnosa yang akurat oleh dokter.
"Selama bertahun-tahun saya telah melihat beberapa hal yang tidak biasa dengan obat, termasuk pil yang salah dalam botol. Membawa obat-obatan yang telah dikonsumsi ketika mengunjungi dokter, juga dapat membantu dokter dalam menegakkan diagnosa. Selain itu, juga dapat membantu dokter menentukan resep obat yang tepat untuk pasien," kata Cutler.
4. Menceritakan gejala sejelas dan selengkap mungkin
Menceritakan gejala yang dialami sejelas dan selengkap mungkin pada dokter, tentunya dapat membantu dokter menegakkan diagnosa yang tepat. "Informasi yang akurat tetapi tidak lengkap lebih baik daripada definitif tetapi berpotensi salah," kata Abruzese.
5. Menceritakan gejala yang spesifik
Cobalah untuk memahami setepat mungkin tentang gejala yang dirasakan. Jika merasakan rasa sakit, maka pahamilah apakah rasa sakit tersebut tajam atau tumpul, datang dengan tiba-tiba atau konstan. Juga memahami kapan rasa sakit muncul, pemicu rasa sakit, serta berapa kali merasakan rasa sakit tersebut.
6. Tanyakan pada dokter mengenai gejala apa yang harus dilacak
Jika dokter masih kesulitan dalam menegakkan diagnosa, maka tanyakan apa yang harus dilakukan atau gejala apa yang harus dilacak untuk dapat membantu menegakkan diagnosa," ujar Gordon Schiff, MD, dai Center for Patient Safety Research and Practice at Brigham and Women's Hospital in Boston.
7. Jangan takut untuk mengajukan banyak pertanyaan pada dokter
Jangan takut untuk mengajukan banyak pertanyaan pada dokter mengenai apa yang ia butuhkan untuk dapat menegakkan diagnosa dengan akurat. Bertanyalah pada dokter mengenai pemeriksaan penunjang yang mungkin dapat dilakukan untuk dapat menegakkan diagnosa yang akurat.
8. Mengunjungi dokter lain untuk pendapat kedua
Apabila dokter yang pertama dikunjungi masih ragu-ragu dalam mendiagnosa, maka jangan ragu-ragu mengunjungi dokter lain untuk meminta pendapat kedua. Selain mengunjungi dokter lain, juga dapat mengunjungi dokter spesialis sesuai dengan keahliannya. Komunikasi yang baik antara dokter dan pasien akan sangat dapat membantu menegakkan diagnosa yang akurat oleh dokter.
BAB III
Penutup
a.
Kesimpulan
Komunikasi itu penting antar manusia
agar tidak kesalahpaham diantara. Suatu lembaga memperlukan komunikasi dengan
masyarakat melalui media massa. Media massa merupakan alat atau salurtan dari
komunikasi massa. Melalui media massa, segala pesan akan disampaikan pada
khalayak atau masyarakat luas. Media massa memang ditujukan untuk “massa” ,
yaitu masyarakat luas.
b.
Saran
Dewasa ini, kita
ketahui perkembangan media massa sangat cepat. Akan tetapi alangkah baiknya
bila media massa berkembang membawa pesan yang sesuai dengan kebudayaan bangs
Indonesia. Media massa sebaiknya memberikan pesan yang bermanfaat untuk
masyarakat luas.
Pesan yang disampaikan
janganlah bersifat negatif. Pesan boleh bersifat negatif, asalkan maksud dari
pesan tersebut mampu menyadarkan masyarakat tentang apa yang seharusnya
diperbaiki.
